PENGARUH SIKAP KERJA DAN GERAKAN MONOTON TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDS) PADA PEKERJA PABRIK PETIS DI KAWASAN SEKARDANGAN SIDOARJO TAHUN 2018

FAVURITA, ANISGUPTA LARASATY (2018) PENGARUH SIKAP KERJA DAN GERAKAN MONOTON TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDS) PADA PEKERJA PABRIK PETIS DI KAWASAN SEKARDANGAN SIDOARJO TAHUN 2018. [Undergraduate Thesis]

[img]
Preview
PDF
SR-KM-180039_abstract.pdf

Download (810kB) | Preview
Official URL: http://digilib.unusa.ac.id/data_pustaka-20575.html

Abstract

Pekerjaan Material Manual Handling (MMH) seperti sikap tubuh yang dipaksakan dan gerakan monoton dapat menyebabkan stress pada kondisi fisik pekerja, apabila dilakukan secara berulang dapat menyebabkan keluhan MSDs. Salah satu jenis pekerjaan yang berisiko mengalami keluhan MSDs ini adalah pada pekerja di pabrik petis. Penelitin ini betujuan untuk mengetahui pengaruh sikap kerja dan gerakan monoton terhadap keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) pada pekerja pabrik petis di Kawasan Sekardangan Sidoarjo Tahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan study cross sectional dengan besaran sampel sebanyak 30 orang yang diambil secara accidental sampling. Data krakteristik responden diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Sikap kerja diambil dengan menggunakan lembar observasi RULA, gerakan monoton diambil dengan menggunakan lembar observasi REBA dan keluhan MSDs diperoleh dari wawancara dengan menggunakan lembar penilaian NBM. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik bineri dengan nilai signifikansi α = 0,05. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar pekerja mengalami keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs), berdasarkan uji chi-square menunjukkan terdapat pengaruh antara sikap kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) yaitu (0,037) dan terdapat pengaruh antara gerakan monoton dengan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) yaitu (0,031). Berdasarkan uji regresi logistik bineri menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara sikap kerja (0,231) dan gerakan monoton (0,196) terhadap keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs). Disarankan bagi pemilik usaha untuk memberlakukan pengorganisasian kerja berupa rotasi pekerjaan setiap 3 bulan sekali dalam rangka mengurangi keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) yang diakibatkan oleh sikap kerja dan gerakan monoton saat bekerja.

Item Type: Undergraduate Thesis
Uncontrolled Keywords: sikap kerja, gerakan monoton, dan keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs)
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: Faculty of Health > Program Study of Public Health
Depositing User: Mr. . Bagas
Date Deposited: 12 Feb 2019 04:36
Last Modified: 12 Feb 2019 04:36
URI: http://repository.unusa.ac.id/id/eprint/3478

Actions (login required)

View Item View Item