PENGARUH PEMBERIAN WOUND DRESSING KOLAGEN-KITOSAN NIGELLA SATIVA TERHADAP REEPITELISASI PADA LUKA INSISI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus strain Wistar)

ANDRIAN, MIA (2021) PENGARUH PEMBERIAN WOUND DRESSING KOLAGEN-KITOSAN NIGELLA SATIVA TERHADAP REEPITELISASI PADA LUKA INSISI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus strain Wistar). Diploma thesis, University of Nahdlatul Ulama Surabaya.

[img]
Preview
PDF
SR-NK-210038_abstract.pdf

Download (451kB) | Preview
Official URL: http://digilib.unusa.ac.id/data_pustaka-30372.html

Abstract

Luka merupakan hilangnya atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Keadaan ini sering dialami setiap hewan maupun manusia, baik dalam tingkat keparahan yang ringan, sedang, ataupun berat. Luka insisi yaitu adanya robekan linier pada kulit dan jaringan di bawahnya karena teriris oleh instrumen tajam. Proses penyembuhan luka dapat dipercepat dengan penanganan luka yang tepat pada. Adanya kandungan yang terdapat pada wound dressing kolagen-kitosan-Nigella sativa diharapkan dapat meningkatkan epitelisasi pada penyembuhan luka insisi pada kulit. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisa pengaruh pemberian wound dressing kolagen- kitosan-Nigella sativa terhadap peningkatan epitelisasi pada luka insisi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan randomized post test only control group design. Hewan coba yang digunakan sebanyak 40 ekor tikus putih (Rattus novergicus) strain Wistar jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol yakni N3 dan N14 yang diberi perlakuan aquades, P3 dan P14 diberikan perlakuan wound dressing kolagen-kitosan (1:1). Sedang pada kelompok intervensi IL3 dan IL14 diberi perawatan wound dressing kolagen- kitosan-Nigella sativa konsentrasi 25%, IM3 dan IM14 diberi perawatan wound dressing kolagen-kitosan-Nigella sativa konsentrasi 50%, IH3 dan IH14 diberi perawatan wound dressing kolagen-kitosan- Nigella sativa konsentrasi 75%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa hewan coba kelompok intervensi memiliki skor epitelisasi lebih tinggi dibanding dengan kelompok kontrol. Skor epitelisasi tertinggi pada hari ke-3 ialah kelompok IM3 dibanding dengan kelompok lainnya, akan tetapi tidak signifikan. Skor eoitelisasi pada hari ke-14, kelompok IM14 memiliki hasil yang signifikan pada kelompok IH14, namun tidak signifikan pada kelompok N14, P14, IL14. Sehingga, penelitian ini terbukti bahwa pemberian wound dressing kolagen-kitosan-Nigella sativa dapat memepercepat penyembuhan luka insisi dengan meningkatkan reepitelisasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAndini, AryNIDN0713039003aryandini@unusa.ac.id
Uncontrolled Keywords: Luka Insisi, Wound Dressing, epitelisasi, Kitosan, Nigella sativa
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Health > Program Study of Health Analyst
Depositing User: Mrs. . Aidah
Date Deposited: 19 Jan 2022 06:55
Last Modified: 19 Jan 2022 06:55
URI: http://repository.unusa.ac.id/id/eprint/7168

Actions (login required)

View Item View Item