PENERAPAN ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENINGKATKAN PERILAKU ASSERTIVE PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG KENARI RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA

SAGITA, SINTYA DWI (2019) PENERAPAN ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENINGKATKAN PERILAKU ASSERTIVE PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG KENARI RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA. [Undergraduate Thesis]

[img]
Preview
PDF
KT-NS-190084_abstract.pdf

Download (463kB) | Preview
Official URL: http://digilib.unusa.ac.id/data_pustaka-23258.html

Abstract

Pasien yang mengalami masalah keperawatan Perilaku kekerasan biasanya dapat melakukan ancaman, mencederai orang lain, dan merusak lingkungan. Respons tersebut biasanya muncul akibat adanya stresor. Tujuan dari studi kasus ini untuk menerapkan Assertiveness Training terhadap kemampuan meningkatkan perilaku assertive pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan di ruang kenari rumah sakit jiwa menur surabaya. Desain penelitian ini adalah studi kasus untuk mengeksplorasikan masalah asuhan keperawatan pada klien perilaku kekerasan dengan diagnosa medis skizofrenia di rumah sakit jiwa menur Surabaya. menfokuskan intervensi pada penerapan Assertive Training. Menganalisis data dengan cara pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumen hasil kemudian di tulis dalam bentuk transkip. Subyek penelitian yaitu 1 klien dengan diagnosa keperawatan risiko perilaku kekerasan. Klien di berikan perawatan oleh peniliti selama 4 minggu. Hasil penelitian sebelum kegiatan rutin harian klien cenderung berdiam diri, tidak berkumpul atau berbincang dengan temannya, tidak mau minum obat, mata tajam, nada bicara yang keras. Setelah dilakukan Assertive Training selama 7 hari berupa klien mampu berperilaku Assertive kurangnya nada bicara yang keras, adanya kontak mata, dan ikut berkumpul dengan teman - temannya. Simpulan dari studi kasus ini bahwa penerapan Assertive training mampu untuk melatih seseorang mencapai perilaku asertif yaitu klien dapat mengungkapkan perasaannya, kebutuhannya, dapat berkata “Tidak” untuk hal yang tidak rasional. Assertive Training merupakan komponen dari terapi perilaku dan suatu proses dimana individu belajar mengkomunikasikan kebutuhan, menolak permintaan dan mengekspresikan perasaan positif dan negative secara terbuka, jujur, langsung, dan sesuai dengan pemahaman. Perawat perlu memberikan Assertive Training pada pasien perilaku kekerasan agar klien mampu melakukan perilaku asertif.

Item Type: Undergraduate Thesis
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHIDAAYAH, NURNIDN0707077801nurhid@unusa.ac.id
Uncontrolled Keywords: Peningkatan perilaku, Assertive Training, Risiko perilaku kekerasan, Skizofrenia
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC435-571 Psychiatry
Divisions: Faculty of Nursing and Midwifery > Program Study of Nursing Profession
Depositing User: Mr. . Bagas
Date Deposited: 26 May 2020 11:55
Last Modified: 26 May 2020 11:55
URI: http://repository.unusa.ac.id/id/eprint/6035

Actions (login required)

View Item View Item