PENERAPAN INHALASI UAP MENGGUNAKAN MINYAK KAYU PUTIH PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG ISOLASI RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SURABAYA

YUNITASARI, DWI (2021) PENERAPAN INHALASI UAP MENGGUNAKAN MINYAK KAYU PUTIH PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG ISOLASI RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SURABAYA. [Undergraduate Thesis]

[img]
Preview
PDF
KT-NS-210041_abstract.pdf

Download (364kB) | Preview
Official URL: http://digilib.unusa.ac.id/data_pustaka-28373.html

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit yang umum terjadi pada masyarakat, yang merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi pada anak-anak dan orang dewasa. Salah satu tanda dari reaksi infeksi ini adalah dengan meningkatnya produksi sputum. Obstruksi jalan nafas disebabkan oleh banyaknya produksi sputum sehingga bersihan jalan nafas menjadi masalah utama yang selalu muncul pada pasien pneumonia Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menghirup menggunakan uap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan inhalasi uap hangat dengan menggunakan minyak kayu putih pada pada Ny.S dan Tn.Y yang mengalami pneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di RS Mitra Keluarga Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus melalui asuhan keperawatan pada dua pasien yang mengalami pneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif serta melakukan pengkajian, diagnosis, rencana tindakan, tindakan keperawatan, dan evaluasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian pada klien I Ny.S sebelumnya mengatakan sesak dan batuk berdahak yang sulit, sputum berlebih, ada suara ronchi, dan RR 28x/menit, sedangkan pada klien ke II Tn.Y mengatakan bahwa sesak, batuk hilang timbul, dahak sulit keluar, sputum berlebih, RR 28x/menit, pasien tampak sesak nafas. Setelah dilakukan intervensi 1x selama 3 hari hasilnya pada klien I Ny.S didapatkan sesak berkurang, klien tampak masih batuk, Produksi sputum lebih encer, Ronchi tidak ada, RR: 24x/menit, SPO2: 94%, sedangkan pada kasus II klien Tn.Y mengatakan sesak berkurang, tampak batuk ringan, Produksi sputum encer dan sudah tidak kecoklatan, RR: 24x/menit, SPO2: 90%. Simpulan hasil penelitian menunjukkan metode penerapan inhalasi uap dengan menggunakan minyak kayu putih dapat menjadi alternatif bersihan jalan napas tidak efektif penderita pneumonia, diharapkan perawat dapat melaksanakan metode ini bagi penderita pneumonia agar dapat memberikan kontribusi untuk menurunkan tingkat kematian akibat bersihan jalan napas tidak efektif penderita pneumonia.

Item Type: Undergraduate Thesis
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHandayani, NanikNIDN0726126701nanik_handayani@unusa.ac.id
Uncontrolled Keywords: Pneumonia, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Inhalasi Uap
Subjects: R Medicine > RT Nursing > RT120.I5 Intensive Care Nursing
Divisions: Faculty of Nursing and Midwifery > Program Study of Nursing Profession
Depositing User: Mrs. . Aidah
Date Deposited: 18 Jan 2022 04:34
Last Modified: 18 Jan 2022 04:34
URI: http://repository.unusa.ac.id/id/eprint/6949

Actions (login required)

View Item View Item